Mahasiswa Ekonomi Syariah Yudharta Pasuruan Gelar Kuliah Bersama di Kantor Bea Cukai Regional Jatim, Perkuat Wawasan Ekonomi dan Kepabeanan
Puluhan mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah
Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan dengan penuh semangat
menggelar kegiatan kunjungan akademik sekaligus kuliah bersama di Kantor
Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I & Sidoarjo. Kegiatan
yang dikemas dalam format field study ini menjadi salah satu agenda
penting dalam kalender akademik program studi, sebagai upaya nyata untuk
menjembatani kesenjangan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan
realita praktik ekonomi dan kebijakan fiskal yang berlaku di lapangan.
Antusiasme para mahasiswa terlihat jelas sejak keberangkatan, tercermin dari
kehadiran mereka yang kompak mengenakan almamater kebanggaan kampus berwarna
merah marun.
Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama
Islam Universitas Yudharta Pasuruan melaksanakan kegiatan Kuliah Bersama
sekaligus kunjungan studi ke Kantor Bea Cukai Regional Jawa Timur dan Sidoarjo.
Kegiatan ini merupakan perwujudan nyata dari Visi Program Studi Ekonomi Syariah
Universitas Yudharta Pasuruan, yaitu:
"Menyelenggarakan Program Studi Ekonomi Syariah
yang menghasilkan lulusan unggul yang berdaya saing internasional,
berintegritas, inovatif, dan kompetitif sebagai Praktisi Lembaga Ekonomi
Syariah, Wirausahawan Pemula, Asisten Peneliti Ekonomi Syariah yang menjunjung
nilai-nilai Islam yang religius pluralistik."
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud
implementasi Misi Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta
Pasuruan, yang meliputi:
1.
Pemahaman mendalam tentang
regulasi negara diharapkan mendorong mahasiswa untuk berkontribusi nyata bagi
masyarakat.
2.
Menjalin kerja sama dengan
pihak dalam negeri dan luar negeri kunjungan
ini menjadi langkah awal membangun relasi strategis antara Program Studi
Ekonomi Syariah dengan instansi pemerintah seperti Bea Cukai.
3.
Mendukung tata kelola
dan pengembangan Program Studi Ekonomi Syariah
yang religius pluralistic kegiatan lapangan seperti ini memperkuat ekosistem
akademik yang dinamis dan responsif terhadap kebutuhan industri.
4. Ekonomi
Syariah yang religius pluralistik kunjungan ini menjadi media pembelajaran langsung
di luar ruang kelas yang memperkaya wawasan akademik mahasiswa.
5. Menyelenggarakan
penelitian dalam bidang Ekonomi Syariah yang berwawasan religius pluralistik
interaksi dengan praktisi Bea Cukai membuka peluang riset terapan bagi
mahasiswa terkait kebijakan fiskal dan perdagangan dalam perspektif syariah.
6. Menyelenggarakan
pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Ekonomi Syariah yang berwawasan
religius pluralistic pemahpemahaman mendalam tentang regulasi negara diharapkan
mendorong mahasiswa untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat.
7. Menjalin
kerja sama dengan pihak dalam negeri dan luar negeri kunjungan ini menjadi
langkah awal membangun relasi strategis antara Program Studi Ekonomi Syariah
dengan instansi pemerintah seperti Bea Cukai.
8. Mendukung
tata kelola dan pengembangan Program Studi Ekonomi Syariah yang religius
pluralistik kegiatan lapangan seperti ini memperkuat ekosistem akademik yang
dinamis dan responsif terhadap kebutuhan industri.
Kegiatan yang digelar adalah Kuliah Bersama Bea
Cukai Regional Jatim, sebuah program kunjungan akademik yang mempertemukan
mahasiswa Ekonomi Syariah dengan para praktisi, pejabat fungsional, dan
aparatur negara yang bertugas di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa mendapatkan pemaparan langsung dan mendalam
mengenai mekanisme kepabeanan nasional, sistem pengenaan cukai terhadap
berbagai komoditas, prosedur ekspor dan impor barang, hingga peran strategis
lembaga Bea Cukai dalam menjaga stabilitas perekonomian negara.
Tidak hanya bersifat informatif, kegiatan ini juga
dirancang agar mahasiswa mampu melihat keterkaitan antara sistem kepabeanan
dengan kajian ekonomi Islam—terutama dalam hal prinsip keadilan distribusi,
transparansi transaksi, serta pengawasan terhadap praktik perdagangan yang
tidak sesuai dengan norma syariah maupun hukum positif yang berlaku di
Indonesia. Dengan demikian, kuliah bersama ini bukan sekadar kunjungan biasa,
melainkan sebuah ruang pembelajaran kontekstual yang memperkaya perspektif
mahasiswa secara holistik.
Kegiatan ini melibatkan seluruh mahasiswa aktif
Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta
Pasuruan yang tergabung dalam rombongan kunjungan akademik. Mereka hadir dalam
jumlah yang cukup besar, kompak mengenakan seragam almamater berwarna merah
marun sebagai identitas kebanggaan civitas akademika Yudharta. Para mahasiswa
ini didampingi langsung oleh dosen pembimbing serta perwakilan dari pihak
program studi yang turut hadir memastikan kelancaran dan kebermaknaan kegiatan.
Di sisi lain, pihak Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa
Timur I & Sidoarjo menyambut kedatangan rombongan dengan hangat dan
profesional. Para pejabat serta narasumber dari instansi tersebut turut
berperan aktif dalam menyampaikan materi, berbagi pengalaman, serta membuka
ruang diskusi yang konstruktif bagi para mahasiswa. Kolaborasi antara dunia
akademik dan institusi pemerintahan seperti ini menjadi cerminan sinergi yang
positif demi kemajuan sumber daya manusia Indonesia.
Kunjungan akademik ini dilaksanakan langsung di Kantor
Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I & Sidoarjo. Gedung
ini berdiri megah dengan arsitektur tiga lantai yang didominasi warna biru dan
putih, mencerminkan identitas kelembagaan yang kuat dan profesional. Di bagian
depan gedung terpampang dengan jelas papan nama bertuliskan "Bea Cukai
Kanwil Jatim & Sidoarjo", menjadikannya salah satu ikon kantor
pemerintahan yang mudah dikenali di wilayah Jawa Timur.
Kegiatan kunjungan akademik ini dilaksanakan pada
Sabtu, 5 Oktober 2024. Pemilihan waktu di awal semester ini dinilai sangat
tepat, karena para mahasiswa masih berada dalam fase aktif perkuliahan sehingga
materi yang diperoleh selama kunjungan dapat langsung diintegrasikan ke dalam
proses belajar mengajar di kampus. Kegiatan berlangsung sejak pagi hari hingga
siang hari, dipadati dengan berbagai sesi yang terstruktur mulai dari
penyambutan, pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga sesi dokumentasi
berupa foto bersama di akhir acara sebagai kenang-kenangan yang bermakna.
Bea Cukai sebagai salah satu lembaga fiskal strategis
milik negara memiliki peran yang sangat signifikan dalam mengatur arus
perdagangan internasional, melindungi industri dalam negeri, serta
mengoptimalkan penerimaan negara melalui mekanisme pajak dan cukai. Pemahaman
mendalam terhadap fungsi-fungsi tersebut menjadi sangat relevan bagi mahasiswa
Ekonomi Syariah, mengingat banyak kajian dalam ilmu ekonomi Islam yang
bersentuhan langsung dengan isu-isu perdagangan, keadilan fiskal, dan tata kelola
keuangan publik yang amanah.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka
cakrawala berpikir mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja, baik di
sektor swasta maupun instansi pemerintahan. Dengan berinteraksi langsung
bersama para praktisi, diharapkan mahasiswa dapat membangun koneksi, menambah
referensi karier, serta memperkuat motivasi mereka dalam menyelesaikan studi
dengan serius dan penuh tanggung jawab.
Kegiatan diawali dengan kedatangan rombongan mahasiswa
dan dosen pendamping ke lokasi Kantor Wilayah Bea Cukai Jatim & Sidoarjo.
Setibanya di sana, para peserta disambut secara resmi oleh pihak tuan rumah
dalam sebuah sesi pembukaan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Nuansa
formal namun bersahabat terasa sejak awal, menciptakan suasana yang kondusif
bagi proses pembelajaran.
Inti dari kegiatan adalah sesi kuliah bersama, di mana
narasumber dari pihak Bea Cukai memaparkan berbagai materi penting secara
sistematis dan mudah dipahami. Beberapa topik yang dibahas antara lain mencakup
sejarah dan tugas pokok Bea Cukai, mekanisme pengawasan barang ekspor dan
impor, sistem penetapan nilai pabean, pemberantasan penyelundupan, hingga peran
Bea Cukai dalam mendukung program-program pembangunan nasional. Para mahasiswa
tampak antusias menyimak setiap pemaparan dan tidak segan untuk mengajukan
pertanyaan-pertanyaan kritis yang mencerminkan keingintahuan akademis yang
tinggi.
Diskusi yang berlangsung dua arah ini semakin
memperkaya pemahaman peserta, karena para narasumber tidak hanya menyampaikan
teori, tetapi juga berbagi pengalaman nyata dari lapangan yang sarat dengan
pelajaran berharga. Setelah seluruh sesi diskusi dan tanya jawab tuntas,
kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama di halaman depan gedung Bea Cukai
yang megah. Momen ini menjadi penutup yang berkesan, merekam semangat dan
kebersamaan seluruh peserta dalam satu bingkai kenangan akademik yang tak
terlupakan.