Puncak Dies Natalis ke-11 IAT Universitas Yudharta Angkat Tema Renaissance Qur’ani untuk Bumi
Pasuruan – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Yudharta Pasuruan menggelar puncak peringatan Dies Natalis ke-11 pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di Aula Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini mengangkat tema “Renaissance Qur’ani untuk Bumi: Merawat Budaya, Menyelamatkan Ekosistem” sebagai upaya mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dengan kepedulian terhadap pelestarian budaya dan lingkungan.
Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai pembicara. Pada sesi opening remarks, Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan, H. M. Shobih Asrori, menyampaikan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai keislaman yang ramah terhadap budaya serta peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Sementara itu, keynote speech disampaikan oleh Rektor Universitas Yudharta Pasuruan, A. Kholid Murtadlo. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa semangat kebangkitan Qur’ani (renaissance Qur’ani) perlu diwujudkan melalui penguatan kajian akademik yang mampu menjawab tantangan zaman, khususnya terkait isu lingkungan dan keberlanjutan kehidupan di bumi.
Pada sesi kajian utama, narasumber pertama Ahmad Rafiq, S.Ag., M.Ag., M.A., Ph.D., membahas perspektif Living Qur’an. Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai teks keagamaan, tetapi juga sebagai inspirasi praksis dalam kehidupan sosial, termasuk dalam membangun kesadaran ekologis dan menjaga harmoni antara manusia dan alam.
Pemateri kedua, Pradipta Indra Ariono dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Timur, menyoroti kondisi lingkungan saat ini serta pentingnya kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan lembaga lingkungan dalam menjaga ekosistem. Ia menegaskan bahwa krisis lingkungan yang terjadi saat ini membutuhkan kesadaran kolektif serta pendekatan lintas disiplin, termasuk perspektif keagamaan.
Kegiatan puncak Dies
Natalis ini menjadi momentum refleksi bagi civitas akademika dan masyarakat
untuk memperkuat komitmen dalam merawat bumi melalui nilai-nilai Qur’ani.
Dengan mengusung tema yang mengaitkan antara agama, budaya, dan ekologi,
Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Yudharta Pasuruan berharap
dapat terus berkontribusi dalam membangun kesadaran ekologis berbasis
nilai-nilai keislaman.